Kundapil ke Kelurahan Timbau, Ketua DPRD Junaidi Terima Beragam Aspirasi Masyarakat
(Kundapil Ketua DPRD Kukar di Kelurahan Timbau/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Junaidi
melakukan kunjungan kerja Dapil (Kundapil) ke titik 6 di Kelurahan Timbau,
Tenggarong. Kundapil ini dilakukan pada Sabtu (9/11/2024) di Aula Kecamatan
Tenggarong.
Berbeda dari kunjungan
sebelumnya. Pada Kundapil ke 6 di kelurahan Timbau ini, Ketua DPRD Kukar
Junaidi disambut dengan pemotongan tumpeng. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur masyarakat timbau atas terpilihnya Junaidi sebagai Ketua DPRD dengan
harapan pembangunan serta kebijakan yang terselenggara nantinya lebih pro
rakyat, untuk pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu Junaidi
menyampaikan bahwa Kelurahan Timbau merupakan salah satu wilayah dengan jumlah
Rukun Tetangga (RT) terbanyak kedua di Kukar setelah wilayah Kelurahan Loa
Ipuh.
Sehingga menurutnya dalam
suatu kebijakan yang diterapkan tidak selalu seragam, karena perbedaan
karakteristik dan jumlah penduduk di tiap wilayah kelurahan. Oleh karena itu,
melalui Kundapil ini ia menegaskan pentingnya konsolidasi mendalam dengan
masyarakat serta tokoh-tokoh masyarakat untuk memahami kebutuhan spesifik di
tiap wilayah.
"Saya berkomitmen
untuk lebih sering turun ke lapangan, bertemu langsung dengan masyarakat, dan
mendengarkan aspirasi, usulan dan kebutuhan apa yang sebenarnya mereka harapkan
selama ini," ujar Junaidi saat menyapa warga kelurahan Timbau.
Junaidi juga menyatakan
DPRD Kukar selama periode kepemimpinanya, akan menerapkan teknik baru dan
budaya baru dalam bekerja, yang akan lebih fokus pada pendekatan langsung
kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut,
Junaidi juga menyoroti potensi Kelurahan Timbau sebagai pusat dari Kota
Tenggarong.
"Pembangunan pusat
kota dan Islamic Center di Kukar adalah cita-cita saya. Hingga saat ini, Kukar
belum memiliki pusat kota yang memadai dan fasilitas Islamic Center yang
representatif," katanya.
Atas hal ini Junaidi
menyatakan bahwa rencana tersebut akan ditindaklanjuti bersama Dinas Perumahan
dan Permukiman (Perkim) Kukar serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar agar
keinginan tersebut dapat terealisasi.
Kemudian merespon aspirasi
masyarakat Kelurahan Timbau terkait keluhan kondisi jalan lingkungan, jalan
gang, dan kurangnya penerangan di beberapa wilayah.
Ketua DPRD Kukar juga
menanggapi hal ini, ia meminta agar Dinas Perkim untuk mencatat secara khusus
dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan serta penerangan, khususnya
di 14 kelurahan dan desa di Tenggarong.
"Saya ingin setiap
program pembangunan jalan dan penerangan dapat dikomunikasikan dengan baik
antara pihak terkait dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan
adanya sinkronisasi," tegasnya.
Pada sesi penyampaian
aspirasi, Ketua Masjid As-Salam Kelurahan Timbau, H Hardiansyah juga
menyampaikan usulanya terkait kebutuhan dukungan fasilitas masjid. Sebab masjid
ini terletak di wilayah strategis, tepat di pinggir jalan utama.
Ia mengungkapkan bahwa
Masjid ini sering menjadi persinggahan bagi musafir, selain melayani warga
sekitar, termasuk beberapa RT yang berdekatan. Diakuinya selama ini memang
masjid mendap bantuan dari para donatur yang telah memberikan dukungan selama
ini. Namun, masih banyak kebutuhan yang memerlukan perhatian, terutama untuk
masjid-masjid lain di Kelurahan Timbau. Termasuk masjid As-Sallam.
Dalam usulanya ia juga
menekankan bahwa bantuan yang diharapkan dari pemerintah maupun donatur
sebaiknya berupa barang, bukan dana tunai.
"Kami lebih mudah
mengelola bantuan dalam bentuk barang, sehingga tidak perlu membuat laporan
pertanggungjawaban (SPJ) yang rumit. Bantuan barang seperti material bangunan,
peralatan kebersihan, atau fasilitas ibadah akan sangat membantu operasional
masjid," jelasnya.
Ia berharap agar aspirasi
ini segera ditindaklanjuti, sehingga dapat memperkuat peran masjid sebagai pusat
ibadah dan kegiatan sosial di Kelurahan Timbau.
Sementara itu Anik warga
Timbau khususnya kader PKK dan Posyandu, juga menyampaikan beberapa aspirasi,
ia meminta agar anggaran untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT)dapat
ditingkatkan.
“Saat ini, anggaran yang
tersedia sangat terbatas, sementara jumlah sasaran kami telah mencapai 50
orang. Tahun depan, pekerjaan dan tanggung jawab kami di Posyandu akan
bertambah, sehingga kebutuhan akan dukungan anggaran menjadi semakin penting.
Kami berharap adanya peningkatan alokasi dana agar kegiatan pemberian makanan
tambahan dapat berjalan lebih optimal.” harapnya.
Lebih lanjut berkaitan
fasilitas Posyandu, Anik mengusulkan agar Posyandu di kelurahan Timbau dapat
dilengkapi dengan fasilitas yang lebih memadai, khususnya untuk pembangunan WC,
serta pemasangan PDAM dan PLN. Dengan adanya fasilitas ini, ia yakin pelayanan
di Posyandu akan lebih baik dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami juga berharap dapat
lebih agar lebih memperhatikan kegiatan serta kebutuhan kader PKK dan Posyandu
di Timbau. Karena kami juga memiliki tanggung jawab untuk menjalankan program
di bidang kesehatan.” tutupnya.
Sementara itu, Lurah
Timbau Marten Hedy Yudha Murhans merasa senang atas kunjungan kerja yang
dilakukan oleh Ketua DPRD Kukar. Ia berharap aspirasi dan usulan dari
masyarakat kelurahan Timbau dapat menjadi pertimbangan.
“Tentu yang disampaikan
oleh beberapa masyarakat tadi, adalah harapan-harapan masyarakat dengan tujuan
untuk kepentingan khalayak banyak. Tentunya kita berharap apa yang disampaikan
dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses penganggaran. Sehingga apa yang
menjadi aspirasi masyarakat kami dapat diwujudkan.” tutupnya. (adv/tan)